Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Jangan Menjustifikasi Generasi Sekarang dengan Micin

Akhir-akhir ini banyak orang menyebut istilah generasi micin untuk menyebut generasi anak zaman sekarang atau yang istilah kerennya   kids zaman now. Coba telaah dari segi struktur bahasa indonesia, istilah kids zaman now merupakan percampuran bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Jika dilihat dari struktur bahasa Indonesia istilah tersebut salah. Percampuran dua bahasa baik lisan maupun tulisan sebenarnya merupakan bentuk penyimpangan bahasa. Akan tetapi, hal tersebut dianggap biasa karena untuk menunjukkan prestise dikalangan masyarakat. Prestise dianggap   lebih berintelektual dari pada mempertahankan bahasa sendiri. Saya sebagai lulusan sastra Indonesia terkadang merasa terharu dengan problematika bahasa zaman sekarang. Saya juga merasa malu pernah melakukan penyimpangan bahasa baik sengaja maupun tidak disengaja. Terkadang mencampurkan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam suatu diskusi atau forum hanya sekedar agar terlihat berintelektual. Saya masih ...

Situs Warungboto Jogja

Empat tahun lebih tinggal di Yogyakarta baru tahu ada wisata Jogja yang   tak kalah bagusnya. Lokasinya lebih dekat dari tempat tinggal yang kutempati.   Padahal sering banget lewat, tetapi tak terlihat bau-bau spot foto yang bagus di daerah jalan Veteran.   Bisa dilihat di goggle map. Ternyata ada situs warungboto yang merupakan peninggalan sejarah yangi kini masih berdiri.   Tempatnya hampir mirip dengan Taman Sari. Dari depan   tampak hanya bangunan coklat yang terlihat usang dan berlumut. Setelah masuk kedalam, mata akan disuguhi dua kolam yang berbentuk bulat dan berbentuk persegi panjang yang megah. Struktur bangunannya berteras dan bertingkat-tingkat yang cukup unik   dan megah dengan lorong-lorong, pintu dan jendela yang sebagian memiliki aksen lengkung pada bagian atasnya. Hal yang lebih menarik lagi pengunjung belum dikenakan tarif untuk berwisata karena masih dalam proses pemugaran. Pengunjung hanya membayar Rp 3000 untuk tarif pakir. ...

Estetika Novel 99 Cahaya di Langit Eropa

Menelisik Jejak Islam di Eropa Lewat Novel ‘’99 Cahaya di Langit Eropa’’             Novel ‘’99 Cahaya di Langit Eropa’’menceritakan tentang jejak Islam di Eropa melalui perjalanan tokoh Hanum dan Rangga di Eropa selama tiga tahun lamanya. Banyak yang akan terungkap dalam novel ini tentang peradaban Islam di Eropa.   Eropa tidak hanya memiliki kota-kota yang indah tetapi juga memiliki sejarah besar Islam yang di dalamnya. Banyak yang belum mengetahui kisah peradaban Islam di Eropa.              Johann Gottfried Von Herder mengemukakan bahwa sastra digunakan sebagai alat untuk memahami sejarah.   Sastra tidak hanya sebagai tempat untuk penghibur akan tetapi juga untuk menelisik sejarah yang belum terungkap. Dalam Novel ‘’99 Cahaya di Langit Eropa’’ kita akan memahami sejarah peradaban Islam di Eropa. Eropa secara geologis dan geografis adalah semenanj...

Sejarah Indonesia Melalui Novel ‘’ Lingkar Tanah Lingkar Air’’

Sejarah Indonesia Melalui Novel ‘’ Lingkar Tanah Lingkar Air’’     Karya : Ahmad Tohari Oleh :  Siti Maghfirotun Munawaroh Membaca novel Lingkar Tanah Lingkar Air karya Ahmad Tohari mengingatkan tentang sejarah Indonesia pada masa perang.   Indonesia yang mengalami perpecahan diantara masyarakatnya sendiri. Perbedaan pendapat membuat persatuan dan kesatuan hancur sehingga mempora-porandakan negara. Padahal, persatuan dan kesatuan sangatlah penting bagi negara. Persatuan dan kesatuan akan terjalin jika ada satu prinsip dan satu pandangan. Novel Lingkar Tanah Lingkar Air menceritakan tentang kisah seorang pejuang bernama Amid, Jun, Kiram dan Kang Suyud dalam mempertahankan kemerdekaan RI pada tahun 1946-1950. Tokoh-tokoh diatas ialah pemuda yang   bertempur dan membela kemerdekaan RI sebagai kewajiban iman mereka. Di bawah panji Hizbulloh mereka merelakan keluarga demi untuk membela negara. Hal ini, memperlihatkan masyarakat tentang keadaan p...