Langsung ke konten utama

Menyimpulkan Isi Berita

 Pengertian Menyimpulkan Isi Bacaan

MENYIMPULKAN ISI BERITA


MERINGKAS BERITA

Wahyudiano menjelaskan, ringkasan yaitu penyajian karangan yang panjang dalam bentuk yang lebih singkat dan efektif. Meringkas berita berarti membuat berita dalam bentuk pokok-pokok berita saja. Kegiatan ini sangat penting untuk mempermudah dalam memahami suatu berita dan mengantarkan kita pad ahal-hal penting saja sehingga dapat hemat waktu dalam pembacaannya.

Langkah-langkah meringkas berita menurut Wahyudianto:

  1. Mendengarkan atau membaca berita dengan saksama.
  2. Mencatat pokok-pokok/unsur-unsur berita (jawaban dari pertanyaan 5W+1H)
  3. Menyampaikan kembali pokok-pokok/unsur-unsur berita ke dalam karangan singkat.

MENYIMPULKAN BERITA

Menurut Mafrukhi dkk, tidak semua informasi menjadi kesimpulan berita. Kita harus menyeleksi informasi yang pentng untuk bahan kesimpulan. Informasi penting itulah yang sudah kita pelajari sebelumnya, yaitu unsur-unsur berita atau pokok-pokok berita.

Dalam bukunya, Wahyudiano mengatakan jika meringkas sama dengan membuat kesimpulan. Lebih lengkap lagi, dijelaskan bahwa kesimpulan berita adalah kata-kata akhir dari suatu uraian yang  memuat unsur-unsur berita dengan rumusan yang lebih ringkas.

Berikut langkah menyimpulkan isi berita.

  1. Mendengarkan berita dengan penuh konsentrasi.
  2. Mencatat pokok-pokok berita.
  3. Menyajikan pokok-pokok berita menjadi kalimat.
  4. Menyimpulkan isi berita berdasarkan pokok-pokok berita.

MENANGGAPI BERITA

Setelah menyimpulkan berita, hal yang dilakukan adalah menanggapi berita. Mafrukhi, dkk mengatakan bahwa tanggapan adalah sambutan terhadap hal, peristiwa, masalah, ucapan, pendapat, atau gagasan berupa kritik, komentar, atau yang lain. Tanggapan dapat berupa pernyataan setuju, tidak setuju/penolakan/sanggahan, suka, tidak suka, saran, solusi, atau tambahan pendapat. Tanggapan yang dikeluarkan harus bersifat objektif dan disertai dengan alasan logis.

Tanggapan menurut Wahyudianto yaitu,

  1. Persetujuan adalah tanggapan yang diberikan terhadap artikel/berita/informasi sesuai dengan hati dan pikiran.
  2. Sanggahan/penolakkan berisi ketidaksetujuan terhadap solusi/saran/pendapat yang dikemukaan dalam berita atau informasi.
  3. Saran merupakan salah satu bentuk tanggapan untuk menyempurnakan isi, pemakaian bahasa, dan struktur informasi yang diterima.

Selain itu, Basir menjelaskan tentang ciri-ciri tanggapan secara umum, sebai berikut.

  1. Tanggapan merupakan pernyataan.
  2. Berbentuk lisan atau tulisan.
  3. Bertujuan untuk menanggapi atau menjelaskan suatu hal yang sebelumnya disampaikan/dilakukan pihak lain.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menyampaiakan tanggapan, yaitu

  1. Tanggapan harus berhubungan dengan masalah yang sedang dibicarakan.
  2. Tanggapan dapat mempercepat pemahaman masalah.
  3. Tanggapan tidak mengulangi pendapat yang pernah disampaikan orang lain.
  4. Tanggapan disampaikan dengan kalimat yang tepat.
  5. Tanggapan disampaikan dengan sikap terbuka dan sopan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi

Ahmad Tohari Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Ahmad Tohari Ahmad Tohari , (lahir di Tinggarjaya, Jatilawang,  Banyumas ,  Jawa Tengah ,  13 Juni   1948 ; umur 65 tahun) adalah  sastrawan Indonesia . Ia menamatkan  SMA  di  Purwokerto   [1]  . Namun demikian, ia pernah mengenyam bangku kuliah, yakni Fakultas Ilmu Kedokteran Ibnu Khaldun,  Jakarta ( 1967 - 1970 ), Fakultas Ekonomi  Universitas Jenderal Soedirman ,  Purwokerto  ( 1974 - 1975 ), dan Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik  Universitas Jenderal Soedirman  (1975- 1976 ). Dalam dunia jurnalistik, Ahmad Tohari pernah menjadi staf redaktur harian  Merdeka , majalah  Keluarga  dan majalah  Amanah , semuanya di  Jakarta . Dalam karier kepengarangannya, penulis yang berlatar kehidupan  pesantren  ini telah melahirkan  novel  dan kumpulan cerita pendek....

Kata Bijak

Kata Bijak kedewasaan bukan di nilai sebarapa ilmu yang  dapat kau kuasa tapi lebih ke pemikiran idealis dan tindakan/ tingkah laku yang positif dan tidak kekanak-kanakan By: Magfirrah Sinar Al hayya Alloh menciptakan manusia itu sama yang membuat tidak sama hanyalah manusia itu sendiri yang tak mampu menggunakan akalnya untuk berfikir. bijaklah dengan apa yang ingin kau kerjakan, pilih-pilih dulu sari kemanfaatan yang terkandung didalamnya sebelum akhirnya terbuang dengan percuma Ketika seseorang mengingatkan dirimu  untuk cepat-cepat melaksanakan ibadah, dan kamu marah, sebenarnya kamu marah dengan Alloh  karena orang tersebut di beri petunjuk oleh Alloh untuk mengingatkanmu untuk cepat datang memenuhi Panggilan Alloh. Orang yang mempunyai ilmu tinggi di katakan ia berkualitas dan cedikia  bisa di lihat dari kecakapan  ia menggunakan bahasa yang idealis dan komuikatif. Ketika ia berbicara, mampu berkomunikasi dengan baik kepada siapapun ta...

Suplemen Penguat Tujuan

Malam, 27 Mei 2014, eperti biasa kegiatan habis siya' ialah mengaji. Malam Rabu biasanya mengaji bahasa Inggris. Aneh mungkin y?Mengaji kog bahasa Inggris. Ya, itu sebuah sebutan , tapi yang jelas seperti belajar bahasa inggris. Kalau di Pondok Pesantren belajarkii bahasa Inggris bisa dibilang mengaji. Namun, malam Rabu ustad yang mengajar bahasa Inggris tidak masuk kemungkinan. Barang kali capek atau sakit. Pak ketua dari I'DAT nama ketua dari kelas Madarasahku. Terkadang diri ini malas belajar bahsa inggris karena sering kosong. Dan biasa diisi permainan bahsa Inggris oleh ketua I'DAD. Informai datang dari salah satu anak kelas Ulya yang menginformasikan bahwa, malam ini ngaos Pak Yai. Aku dan temanku yang sudah berada di kelas kegirangan.  Semua kelas I'DAD mengaji di halama depan pondok bersama Pak Yai. Sebelum mengaji  kitab Ta'lim Muta'alim, Pak Yai menghatamkan kitab Ulya setelah itu mengaji kitab Ta'lim Muta'alim. Kitab Ta'lim Muta...