Malam, 27 Mei 2014, eperti biasa kegiatan habis siya' ialah mengaji. Malam Rabu biasanya mengaji bahasa Inggris. Aneh mungkin y?Mengaji kog bahasa Inggris. Ya, itu sebuah sebutan , tapi yang jelas seperti belajar bahasa inggris. Kalau di Pondok Pesantren belajarkii bahasa Inggris bisa dibilang mengaji. Namun, malam Rabu ustad yang mengajar bahasa Inggris tidak masuk kemungkinan. Barang kali capek atau sakit. Pak ketua dari I'DAT nama ketua dari kelas Madarasahku.
Terkadang diri ini malas belajar bahsa inggris karena sering kosong. Dan biasa diisi permainan bahsa Inggris oleh ketua I'DAD. Informai datang dari salah satu anak kelas Ulya yang menginformasikan bahwa, malam ini ngaos Pak Yai. Aku dan temanku yang sudah berada di kelas kegirangan.
Semua kelas I'DAD mengaji di halama depan pondok bersama Pak Yai. Sebelum mengaji kitab Ta'lim Muta'alim, Pak Yai menghatamkan kitab Ulya setelah itu mengaji kitab Ta'lim Muta'alim. Kitab Ta'lim Mutaalim berisi tentang bagaimana seorang murid belajar, menghormati guru, waktu tepat belajar, mewujudkan cita-cita dll. Kitab ini sangat bagus untuk kalangan yang masih mencari Ilmu baik formal maupun imformal. Saya sangat setuju jika kurikulum pembelajaran menggunakan mencontoh dari kitab ini. Banyak diceritakan bagaimana seorang guru menghdapi muridnya, mengajari muridnya dll.
Pada malam 27 Mei 2014, Pak Yai, menerangkan tentang target masa depan. Hidup harus punya target ingin bagaimana dan ingin seperti apa sehingga kita melangkah bisa terarah dan tidak bingung melangkah. Sungguh aku sangat bersyukur dapat dimotivasi langsung sama Pak Yai. Selain itu jangan memikirkan hal-hal yang kurang penting yang dapat memberhentikan target kita. Misalnya, mengingat mantan, hal itu tidaklah boleh karena pada dasarnya akan membuang waktu kita. Alangkah baiknya waktu itu digunakan untuk berproses menuju apa yang kita targetkan.
Komentar
Posting Komentar