Langsung ke konten utama

Berburu Takjil di Masjid Mataram Kotagede Yogyakarta





Warga Yogyakarta pastinya tahu masjid Mataram Kotagede. Masjid yang terletak di kawasan pasar Kotagede ini termasuk masjid kuno. Bahkan lebih tua dibanding masjid Agung Kauman.
Bulan Ramadhan saatnya berburu takjil. Karena males masak, so..cari takjil di masjid. Rencana ini sebenarnya sudah lama,tapi baru kesampain. Kenapa memilih masjid Kotagede? 
  
Alasannya karena masjid ini, masjid kuno dan bersejarah. 
So, i ithink akan ada suasana berbeda dari pada masjid biasa. Pasti akan ramai dan menu takjil juga akan spesial.
Hari kamis, 24 Mei 2018 bulan ramadhan, akhirnya kesampaian berburu takjil di masjid Kotagede. Pukul 17.00 aku dan temanku berangkat. Aku sudah janjian dengan satu temanku. Dia lebih dulu sudah datang di masjid Kotagede. 

Akhirnya sampai di masjid Kotagede, suasana tidak seramai yang aku pikirkan. Bayanganku akan ada lapak-lapak makanan atau minuman atau bahkan baju-baju atau apalah disekitar masjid. Ternyata hanya ada satu stand yang berdiri dan itu hanya menjual bumbu masak. So, sedikit kecewa. Tapi itu tidak perlu, niatnya kan cuma cari takjil gratis hehehe. 

Alhamdulillah, masih bisa mendengarkan ceramah ustadnya.
Kalau datang di masjid Kotagede, jangan lupa matikan hp ya. Soalnya kemarin aku di tegur sama ibu-ibu agar tidak bermain hp di masjid. So, aku kaget dan malu. Sebenarnya memang tidak sopan jika bermain hp saat ada orang berbicara. Seolah kita  menyepelekan omongannya. 

Yang menjadi pemandangan yang berbeda. Ada bule yang ikut berbuka di masjid Kotagede. Semua orang terpukau melihat pandangan yang asing itu. Atau mungkin aku saja yang baru melihat. Entahlah.
Jadi, kalau kalian berburu takjil, jangan salah niat ya? Jangan salah niat, niatkan mencari ilmu biar tidak kecewa atau bahkan hanya berburu takjil. Hasilkan akan mengecewakan jika salah niat. Ya..kayak aku ini. Membayangkan akan banyak makanan, minuman, atau baju-baju muslim yang dijual, tapi ternyata sepi. 

Ini adalah pengalaman. So, jangan terjadi lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi

Ahmad Tohari Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Ahmad Tohari Ahmad Tohari , (lahir di Tinggarjaya, Jatilawang,  Banyumas ,  Jawa Tengah ,  13 Juni   1948 ; umur 65 tahun) adalah  sastrawan Indonesia . Ia menamatkan  SMA  di  Purwokerto   [1]  . Namun demikian, ia pernah mengenyam bangku kuliah, yakni Fakultas Ilmu Kedokteran Ibnu Khaldun,  Jakarta ( 1967 - 1970 ), Fakultas Ekonomi  Universitas Jenderal Soedirman ,  Purwokerto  ( 1974 - 1975 ), dan Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik  Universitas Jenderal Soedirman  (1975- 1976 ). Dalam dunia jurnalistik, Ahmad Tohari pernah menjadi staf redaktur harian  Merdeka , majalah  Keluarga  dan majalah  Amanah , semuanya di  Jakarta . Dalam karier kepengarangannya, penulis yang berlatar kehidupan  pesantren  ini telah melahirkan  novel  dan kumpulan cerita pendek....

Kata Bijak

Kata Bijak kedewasaan bukan di nilai sebarapa ilmu yang  dapat kau kuasa tapi lebih ke pemikiran idealis dan tindakan/ tingkah laku yang positif dan tidak kekanak-kanakan By: Magfirrah Sinar Al hayya Alloh menciptakan manusia itu sama yang membuat tidak sama hanyalah manusia itu sendiri yang tak mampu menggunakan akalnya untuk berfikir. bijaklah dengan apa yang ingin kau kerjakan, pilih-pilih dulu sari kemanfaatan yang terkandung didalamnya sebelum akhirnya terbuang dengan percuma Ketika seseorang mengingatkan dirimu  untuk cepat-cepat melaksanakan ibadah, dan kamu marah, sebenarnya kamu marah dengan Alloh  karena orang tersebut di beri petunjuk oleh Alloh untuk mengingatkanmu untuk cepat datang memenuhi Panggilan Alloh. Orang yang mempunyai ilmu tinggi di katakan ia berkualitas dan cedikia  bisa di lihat dari kecakapan  ia menggunakan bahasa yang idealis dan komuikatif. Ketika ia berbicara, mampu berkomunikasi dengan baik kepada siapapun ta...

Peluang Besar Gaya Hidup Halal di Indonesia

Gaya hidup adalah pola tingkah laku manusia yang diekspresikan dalam aktivitas, minat, dan opininya. Gaya hidup menggambarkan seluruh pola seseorang dalam beraksi dan berinteraksi dengan lingkungannya. Hal itu berkenaan dengan bagaimana orang menghabiskan waktunya, apa yang penting untuk dipertimbangkan pada lingkungan, dan apa yang orang pikirkan tentang diri sendiri dan dunia di sekitarnya.   Halal adalah segala sesuatu yang diperbolehkan oleh syariat untuk dikonsumsi. Kriteria halal yaitu halal zat, halal cara memperolehnya, halal cara pengolahannya. Halal tidak selalu dititik beratkan dengan makanan, tetapi sudah merambah dalam berbagai bentuk elemen kehidupan. Esensi halal bukan sekedar dibolehkan atau sah menurut hukum Islam tetapi apapun yang kita lakukan atau kita konsumsi harus murni, bersih, menyehatkan dan dapat dibenarkan oleh moral. Jadi,   gaya hidup halal adalah pola tingkah laku manusia dalam apapun aktivitasnya atau kegiatannya dilakukan secara halal....