Pasti kamu pernah sengaja menekuk buku jari hingga
berbunyi ‘’krek’’. Kadang, kalau tidak berbunyi terus di coba. Bunyi krek
membuat kamu puas dan lebih rilesk bukan?Nah, studi dari University of
California, Davis Health System menjelaskan jika sesekali dilakukakn,
membunyikan buku jari tidak memiliki efek bagi tangan.
Dilansir dari Kompas.com, laporan yang dipublikasikan di Scientific
Report, karakteristik suara karena menggeretakkan buku jari dapat di
jelaskan lewat tiga persamaan.
Persamaan pertama, menggambarkan variasi tekanan di
dalam sendi saat kita membunyikan buku jari. Persamaan kedua, persamaan
terkenal yang menggambarkan variasi ukuran dan gelembung dalam menanggapi
variasi tekanan. Persamaan ketiga, penggabungan variasi ukuran gelembung
ke gelembung yang menghasilkan suara. Peneliti asal Perancis, Vineeth Chandran
Suja ini menjelaskan persamaan ini membentuk model matematis yang menggambarkan
suara retakan buku jari.
Menurutnya, hanya butuh sebagian gelombang yang pecah untuk
menghasilkan suara. Sehingga gelembung -gelembung kecil dapat bertahan di dalam
cairan sendi setelah buku jari digeretakkan.
Dalam proses menggeretakkan buku jari, ada variasi tekanan di sendi yang
menyebabkan ukuran gelembung berfruktuasi dengan sangat cepat dan menyembabkan
suara.
Penelitian Suja dan timnya menunjukkan bahwa tekanan yang
dihasilkan oleh pecahnya gelembung menghasilkan gelombang yang dapat diprediksi
secara matematis, serta diukur secara eksperimental. Ini juga jawaban bagi
orang yang tidak dapat membunyikan buku jari.
Terkait efek kebiasaan ini, ahli ortopedia mengatakan jika
sesekali menekuk tangan hingga berbunyi ‘’krek’’, hal ini tidak memiliki dampak
negatif. Akan tetapi jangan keseringan ya?

Komentar
Posting Komentar