Langsung ke konten utama

Makna Puisi dalam Antologi Puisi ''Nyanyian Rindu'' Karya Sugiyatno DM

Makna Rindu dalam kumpulan puisi ‘’Nyanyian Rindu’’
Karya Sugiyatno DM
            Puisi merupakan tempat mencurahkan isi hati ketika seseorang dalam keadaan sakit hati, rindu bahkan senang, tidak hanya itu puisi bisa di gunakan sebagai alat untuk berinteraksi kepada Sang Khaliq.  Kepiawian Sugiyatno dalam meracik kata-kata indah dan kemudian terkumpul mejadi suatu kalimat yang serat akan makna yang dapat di gunakan sebagai sumber motivasi dan pendekatan diri kepada Sang Maha Kuasa.
                ..........................
            Malam ini aku mengapung sendirian
termenung dalam
dalam
di lautan
mencari sesosok_Mu
hanya suara desir ombak yang tak pernah berhenti
biarlah
deburnya menemani dalam sunyi
dan rinduku tetap mengapung di lautan
:yaa habib.....ya habib...ya habib
(Sugiyatno,Nyanian rindu:hal 1)
            Dari sepenggal puisi yang berjudul’’Rinduku Mengapung di Lautan’’ memiliki makna yang merasa rindu dengan kekasihnya yaitu Tuhan. Hal ini di gambarkan ketika dia berada dalam kesendirian dan termenunng dalam rindu yang mengapung di lautan.
            Kumpulan puisi ini terdiri atas  159 sajak-sajak yang kebanyakan bertema tentang rindu. Kumpulan puisi ini di tulis dari pengalaman batin penyair dalam setiap perjalanannya. Sugiyatno DM, tidak hanya seorang penyair tetapi dia seorang guru fisika dan pernah menjadi kepala sekolah SMP N 1 Prembun Kebumen.
            Kumpulan puisi ini banyak menggambarkan tentang rasa sayang kepada Sang Khalig. Bisa di bilang puisi ini sebagian besar bertema religi. Kumpulan puisi ini ungkapan perasaan yang ada dalam hati, seperti ungkapan bahwa dia tak mampu melewati waktu dengan baik yang telah di berikan Alloh hingga dia tak mampu menahan air matanya. Seperti kutipan sajak  yang berjudul Rindu Rumah Suci_Mu. Kubiarkan tetes kecil air/keluar dari celah bebatuan/menimpa rambut kusutku/biarkan basah/biarkan angin/biarkan kesejukkannya meresap sampai ujung nadi/sampai hulu. Dalam sajak Rindu Rumah Suci_Mu ada juga bait yang berisi Doa meminta ampun, meminta maaf kepada Sang Khaliq bait itu berbunyi’’ yaa Rabb ya Ghofur.../ampuni segala salah dan dosaku/baik yang aku sadari ataupun tidak.
            Banyak yang dapat kita pelajari dari kumpulan puisi, makna-makna yang dapat kita ambil. Seperti  sajak berjudul Belajar kalimat-Mu, lewat puisi ini penyair mengingatkan bahwa semua yang ada di bumi itu tunduk atas keputusan Sang Khalig, seperti kutipan bait sajak Belajar kalimat-Mu yang berbunyi semua harus tunduk atas keputusan_NYA/maka janganlah bersedih/ketika luka menganga cinta/ hampir tak lagi bisa dirasa
Sajak yang berjudul ‘’Mendahului Waktu’’ ini menggambarkan waktu ketika hari jum’at. Si penyair segera memenuhi seruan Sang Khalig untuk memenuhi kewajibannya sebgai seorang laki-laki yaitu melaksanakan sholat jum’at. Ketika mendengar suara kalimat_Nya hatinya merasa tentram, Alunan kalimat­_Mu sudah terdengar/dari arah bukit/’’sejuk tentramkan hati’’dan hari ini biarkan tangis daku/ rindu kutumpahkan dihadapa_Mu. Akhir bait sajak dia atas selalu ada kata Rindu pada Sang Khaliq.
Selain itu ada sajak yang berisi tentang panggilan Alloh yaitu sholat. Sajak itu berjudul ‘’Rindu  tertegun di situ’’ sajak ini berisi tentang seruan untuk melakukan sholat ashar, tidak hanya sajak itu, tapi juga ada sajak yang berupa penggilan Alloh yang berupa Sholat yaitu ‘’bulan separuh baya bersinar di atas denpasar’’ , sajak itu seruan tentang sholat magrib.Kumpulan Puisi ‘’Nyanyian Rindu’’ ini juga ada penggambaran perasaannya tentang kesedihan dan kegelisah, namun dia selalu curhat kepada Alloh tentang kegelisahannya. Seperti sajak yang berjudul ‘’Kuadukan Gelisahku’’ . Selalu ada kata rindu di setiap sajak-sajak dari kumpulan puisi ‘’Nyanyian Rindu’’.
Kumpulan puisi ‘’Nyanyian Rindu’’ membuat pembaca untuk mengingat nikmat dan karunia Alloh seperti sajak berjudul’’Alamku’’. Sajak ini berisikan tentang anjuran untuk menjaga dan menikmati alamNya. Rasa terimaksih kepada Sang Khaliq juga ada dalam kupulan puisi ini, sajak tersebut berjudul’’Terima Kasih’’ dan sajak berjudul  ‘’Ya Alloh Aku Tetap Milik Mu’’ bentuk kepasrahan diri bahwa dia adalah milik Allo semata, Alloh yang mengendalikan semuanya.
 Kumpulan puisi ini di pilih  dengan judul ‘’Nyanyian Rindu’’ makna sajak tersebut tentang makna pencarian Alloh, tak henti dia bedzikir mnyebut nama Alloh dan dia kembali rindu kepada Alloh.
Banyak makna yang terkandung dalam kumpulan puisi’’Nyanyian Rindu’’. Isinya banyak memotivasi dan mengingatkan tentang kekuasaan, karunia yang telah di berikan kepada Alloh. Dengan bahasa yang sederhann dan mudah di mengerti kumpulan puisi ini cepat merasuk dalam hati pembaca.Kata-kata yang mudah di pahami membuat pembaca menelusuri dan menghayati setiap bait-bait dalam kumpulan puisi’’Nyanyian Rindu’’ ini.
Penyair Sugiyatno, lewat puisi ini dia mampu memasukan nilai yang meruntuhkan dinding tembok jiwa-jiwa yang kosong. Banyak pelajaran yang sangat berharga yang dapat di ambil. Dua profesi yang hebat, di mana dia tak hanya sebagai penyair tetapi juga seorang guru fisika, namun bahasa yang digunakan tidak bahasa ilmiah namun menggunakan bahasa yang udah di mengerti dan pahami.
Judul   : Nyanyian Rindu
Karya  : Sugiyatno DM
Tahun: Desember 2010.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi

Ahmad Tohari Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Ahmad Tohari Ahmad Tohari , (lahir di Tinggarjaya, Jatilawang,  Banyumas ,  Jawa Tengah ,  13 Juni   1948 ; umur 65 tahun) adalah  sastrawan Indonesia . Ia menamatkan  SMA  di  Purwokerto   [1]  . Namun demikian, ia pernah mengenyam bangku kuliah, yakni Fakultas Ilmu Kedokteran Ibnu Khaldun,  Jakarta ( 1967 - 1970 ), Fakultas Ekonomi  Universitas Jenderal Soedirman ,  Purwokerto  ( 1974 - 1975 ), dan Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik  Universitas Jenderal Soedirman  (1975- 1976 ). Dalam dunia jurnalistik, Ahmad Tohari pernah menjadi staf redaktur harian  Merdeka , majalah  Keluarga  dan majalah  Amanah , semuanya di  Jakarta . Dalam karier kepengarangannya, penulis yang berlatar kehidupan  pesantren  ini telah melahirkan  novel  dan kumpulan cerita pendek....

Kata Bijak

Kata Bijak kedewasaan bukan di nilai sebarapa ilmu yang  dapat kau kuasa tapi lebih ke pemikiran idealis dan tindakan/ tingkah laku yang positif dan tidak kekanak-kanakan By: Magfirrah Sinar Al hayya Alloh menciptakan manusia itu sama yang membuat tidak sama hanyalah manusia itu sendiri yang tak mampu menggunakan akalnya untuk berfikir. bijaklah dengan apa yang ingin kau kerjakan, pilih-pilih dulu sari kemanfaatan yang terkandung didalamnya sebelum akhirnya terbuang dengan percuma Ketika seseorang mengingatkan dirimu  untuk cepat-cepat melaksanakan ibadah, dan kamu marah, sebenarnya kamu marah dengan Alloh  karena orang tersebut di beri petunjuk oleh Alloh untuk mengingatkanmu untuk cepat datang memenuhi Panggilan Alloh. Orang yang mempunyai ilmu tinggi di katakan ia berkualitas dan cedikia  bisa di lihat dari kecakapan  ia menggunakan bahasa yang idealis dan komuikatif. Ketika ia berbicara, mampu berkomunikasi dengan baik kepada siapapun ta...

Peluang Besar Gaya Hidup Halal di Indonesia

Gaya hidup adalah pola tingkah laku manusia yang diekspresikan dalam aktivitas, minat, dan opininya. Gaya hidup menggambarkan seluruh pola seseorang dalam beraksi dan berinteraksi dengan lingkungannya. Hal itu berkenaan dengan bagaimana orang menghabiskan waktunya, apa yang penting untuk dipertimbangkan pada lingkungan, dan apa yang orang pikirkan tentang diri sendiri dan dunia di sekitarnya.   Halal adalah segala sesuatu yang diperbolehkan oleh syariat untuk dikonsumsi. Kriteria halal yaitu halal zat, halal cara memperolehnya, halal cara pengolahannya. Halal tidak selalu dititik beratkan dengan makanan, tetapi sudah merambah dalam berbagai bentuk elemen kehidupan. Esensi halal bukan sekedar dibolehkan atau sah menurut hukum Islam tetapi apapun yang kita lakukan atau kita konsumsi harus murni, bersih, menyehatkan dan dapat dibenarkan oleh moral. Jadi,   gaya hidup halal adalah pola tingkah laku manusia dalam apapun aktivitasnya atau kegiatannya dilakukan secara halal....