Langsung ke konten utama
  
 


 Kejadian itu membuka memori yang tertata rapi kembali membuka. Saat itu aku sedang belanja di MD. Aku memilih barang-barang yang akan ku beli untuk mengembalikan barang yang sudah ku tenggelamkan di kolam. Aku mendadak ada yang aneh dalam diriku. Badanku terasa tidak enak, lemes dan agak pusing. Setalah memilih-milih semua peralatan dapur yang harus aku kembalikan, aku menuju ke kasir. Aku melihat penampakkan yang membuat memori lamaku terbuka. Saat itu, ada seorang anak menangis meraung-raung di samping ibunya. Entah apa yang membuat si anak kecil itu menangis. Dengan hanya berbalut kaos dalam putih anak kecil laki-laki itu berbuntut di samping ibunya sambil memegang celana pendek yang di kenakan ibunya. Anak itu menangis denga keras, ibunya pun hanya diam tak berbicara sepatah katapun. Si kasir berusaha menenangkan anak itu dengan menyodorkan sebuah jajan berbungkus biru kalo tidak salah, dan kasir itu berbicara. Aku pun tak faham apa maksud si kasir itu. 
   Kemudian, ada tukang parkir yang bersuara seperti batuk, tdengan suara yang meankutkan. Aku yakin itu hanya trik agar si anak itu takut dan berhenti menangis. Namun, si anak kecil itu tetap menangis sambil memukul-mukul ibunya. Aku hanya bisa melihatnya dan mengingat memorabilia semasa persis seperti anak kecil itu. Kira-kira umur si anak kecil itu 4/ 5 tahun.  Setelah selesai membayar semua belanja, ibunya langsung ke parkir dan mengambil motornya. Anaknya langsung berlari mengikuti ibunya. Kejadian itu, membuat memori lamaku terbuka. Ya, kejadian itu sama persis dengan kejadian masa kecilku dulu yang sering membuat ibuku jengkel dengan tingkah laku diriku yang sering nakal. Ini seolah membuka fikiranku melihat perasaan ibuku pada ibu anak kecil yang menangis meraung-raung. Mungkin ibuku jengkel dan ingin marah dengan tingkah lakuku, tapi hanya dapat dipendam dalam hati. 
   Persis sama dengan diriku saat masih nakal dulu dan sering menangis jika keinginanku tidak terpenuhi. Misalnya, saat aku ingin baju baru yang Ibuku belum bisa membelikan mungkin karena belum mempunyai uang. Namun, aku tidak tahu, aku masih anak kecil yang belum mengetahui perasaan Ibu. Sangking jengkelnya ibuku pernah menangis gara-gara diriku. Aku pun menyadari begitu besarkah perjuangan Ibu. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi

Ahmad Tohari Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Ahmad Tohari Ahmad Tohari , (lahir di Tinggarjaya, Jatilawang,  Banyumas ,  Jawa Tengah ,  13 Juni   1948 ; umur 65 tahun) adalah  sastrawan Indonesia . Ia menamatkan  SMA  di  Purwokerto   [1]  . Namun demikian, ia pernah mengenyam bangku kuliah, yakni Fakultas Ilmu Kedokteran Ibnu Khaldun,  Jakarta ( 1967 - 1970 ), Fakultas Ekonomi  Universitas Jenderal Soedirman ,  Purwokerto  ( 1974 - 1975 ), dan Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik  Universitas Jenderal Soedirman  (1975- 1976 ). Dalam dunia jurnalistik, Ahmad Tohari pernah menjadi staf redaktur harian  Merdeka , majalah  Keluarga  dan majalah  Amanah , semuanya di  Jakarta . Dalam karier kepengarangannya, penulis yang berlatar kehidupan  pesantren  ini telah melahirkan  novel  dan kumpulan cerita pendek....

Kata Bijak

Kata Bijak kedewasaan bukan di nilai sebarapa ilmu yang  dapat kau kuasa tapi lebih ke pemikiran idealis dan tindakan/ tingkah laku yang positif dan tidak kekanak-kanakan By: Magfirrah Sinar Al hayya Alloh menciptakan manusia itu sama yang membuat tidak sama hanyalah manusia itu sendiri yang tak mampu menggunakan akalnya untuk berfikir. bijaklah dengan apa yang ingin kau kerjakan, pilih-pilih dulu sari kemanfaatan yang terkandung didalamnya sebelum akhirnya terbuang dengan percuma Ketika seseorang mengingatkan dirimu  untuk cepat-cepat melaksanakan ibadah, dan kamu marah, sebenarnya kamu marah dengan Alloh  karena orang tersebut di beri petunjuk oleh Alloh untuk mengingatkanmu untuk cepat datang memenuhi Panggilan Alloh. Orang yang mempunyai ilmu tinggi di katakan ia berkualitas dan cedikia  bisa di lihat dari kecakapan  ia menggunakan bahasa yang idealis dan komuikatif. Ketika ia berbicara, mampu berkomunikasi dengan baik kepada siapapun ta...

Peluang Besar Gaya Hidup Halal di Indonesia

Gaya hidup adalah pola tingkah laku manusia yang diekspresikan dalam aktivitas, minat, dan opininya. Gaya hidup menggambarkan seluruh pola seseorang dalam beraksi dan berinteraksi dengan lingkungannya. Hal itu berkenaan dengan bagaimana orang menghabiskan waktunya, apa yang penting untuk dipertimbangkan pada lingkungan, dan apa yang orang pikirkan tentang diri sendiri dan dunia di sekitarnya.   Halal adalah segala sesuatu yang diperbolehkan oleh syariat untuk dikonsumsi. Kriteria halal yaitu halal zat, halal cara memperolehnya, halal cara pengolahannya. Halal tidak selalu dititik beratkan dengan makanan, tetapi sudah merambah dalam berbagai bentuk elemen kehidupan. Esensi halal bukan sekedar dibolehkan atau sah menurut hukum Islam tetapi apapun yang kita lakukan atau kita konsumsi harus murni, bersih, menyehatkan dan dapat dibenarkan oleh moral. Jadi,   gaya hidup halal adalah pola tingkah laku manusia dalam apapun aktivitasnya atau kegiatannya dilakukan secara halal....