Langsung ke konten utama

Dreaming..

Setelah meonoton film 99 Cahaya di Langit Eropa, fikiranku melayang membayangkan dan membuat draa ilusi yang mungkin akan terwujud dan mungkin tidak jika melihat keterbatasan dan kekurangan diriku. Aku baru menyadari bahwa Islam sangat berperan dalam perkembangan negara Eropa. Banyak yang tidak mengetahuinya. Dan aku pun baru mengetahui setelah menonton film 99 Cahaya di Langit Eropa. Di dalam film 99 Cahaya di Langit Eropa di ceritakan bahwa Eropa berhutang budi dengan Islam, karena kemajuan Eropa tak lepas dari peradapan Islam.

Kota-kota yang bersejarah ditampilkan dalam film 99 Cahaya di Langit Eropa yang membuatku ingin pergi ke Luar Negeri. Sungguh, menabjubkan negara-negara luar negeri. Banyak kota Indah dan bersejarah yang perlu di ketahui. Kapan ya?

Keinginanku untuk pergi ke Luar Negeri semakin menjadi-jadi ketika ku iseng-iseng buka FB salah satu Mapres UNY. Seorang mahasiswi semeter 6  berprestasi yang sering ke Luar Negeri. Ku buka FBnya dan ku lihat foto-fotonya sungguh luar biasa. Rasa inginku berkecamuk antara ingin dan takut. Ya..aku takut karena kau tak memilki modal yang banyak unutk pergi ke Luar Negeri. Penguasaan bahasa inggrispun tak memadai, hal ini yang membuat aku takut dan minder.

Siapa yang tdak mau pergi ke  Luar Negeri, apalagi program beasiswa. Ya itu bagi yang berprestasi, sedangkan diriku tak mempunyai prestasi apapun. Kuliah IPK pun minim. Namun, apakah seorang seperti aku mampu pergi ke Luar Ngeri? Mungkin bisa terjadi, tapi sulit. Aku ingin setelah lulus bisa ke Luar Negeri Eropa mengajar Bahasa Indonesia.  Ya...aku tahu apa yang harus akau lakukan tapi akupun masih merasa takut hal itu.

Setiap orang mempunyai mimpi setinggi langit, tapi terkadang mimpi itu ada yang terwujud dan tidak. Jika mimpi itu tidak terwujud kadang membuat hari-hari kita down, tapi apakah kita harus berhenti di tahap itu. Tidak MAN JADDA WAJADA...mungkin kata-kata itu bisa mengobati rasa takut dan putus asa. Keingina seseorang jika baik maka akan dimudahkan Alloh, tapi sebelumnya harus melewati tahap kesulitan terlebih dahulu.
23 5 2014
Malam..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi

Ahmad Tohari Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Ahmad Tohari Ahmad Tohari , (lahir di Tinggarjaya, Jatilawang,  Banyumas ,  Jawa Tengah ,  13 Juni   1948 ; umur 65 tahun) adalah  sastrawan Indonesia . Ia menamatkan  SMA  di  Purwokerto   [1]  . Namun demikian, ia pernah mengenyam bangku kuliah, yakni Fakultas Ilmu Kedokteran Ibnu Khaldun,  Jakarta ( 1967 - 1970 ), Fakultas Ekonomi  Universitas Jenderal Soedirman ,  Purwokerto  ( 1974 - 1975 ), dan Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik  Universitas Jenderal Soedirman  (1975- 1976 ). Dalam dunia jurnalistik, Ahmad Tohari pernah menjadi staf redaktur harian  Merdeka , majalah  Keluarga  dan majalah  Amanah , semuanya di  Jakarta . Dalam karier kepengarangannya, penulis yang berlatar kehidupan  pesantren  ini telah melahirkan  novel  dan kumpulan cerita pendek....

Kata Bijak

Kata Bijak kedewasaan bukan di nilai sebarapa ilmu yang  dapat kau kuasa tapi lebih ke pemikiran idealis dan tindakan/ tingkah laku yang positif dan tidak kekanak-kanakan By: Magfirrah Sinar Al hayya Alloh menciptakan manusia itu sama yang membuat tidak sama hanyalah manusia itu sendiri yang tak mampu menggunakan akalnya untuk berfikir. bijaklah dengan apa yang ingin kau kerjakan, pilih-pilih dulu sari kemanfaatan yang terkandung didalamnya sebelum akhirnya terbuang dengan percuma Ketika seseorang mengingatkan dirimu  untuk cepat-cepat melaksanakan ibadah, dan kamu marah, sebenarnya kamu marah dengan Alloh  karena orang tersebut di beri petunjuk oleh Alloh untuk mengingatkanmu untuk cepat datang memenuhi Panggilan Alloh. Orang yang mempunyai ilmu tinggi di katakan ia berkualitas dan cedikia  bisa di lihat dari kecakapan  ia menggunakan bahasa yang idealis dan komuikatif. Ketika ia berbicara, mampu berkomunikasi dengan baik kepada siapapun ta...

Peluang Besar Gaya Hidup Halal di Indonesia

Gaya hidup adalah pola tingkah laku manusia yang diekspresikan dalam aktivitas, minat, dan opininya. Gaya hidup menggambarkan seluruh pola seseorang dalam beraksi dan berinteraksi dengan lingkungannya. Hal itu berkenaan dengan bagaimana orang menghabiskan waktunya, apa yang penting untuk dipertimbangkan pada lingkungan, dan apa yang orang pikirkan tentang diri sendiri dan dunia di sekitarnya.   Halal adalah segala sesuatu yang diperbolehkan oleh syariat untuk dikonsumsi. Kriteria halal yaitu halal zat, halal cara memperolehnya, halal cara pengolahannya. Halal tidak selalu dititik beratkan dengan makanan, tetapi sudah merambah dalam berbagai bentuk elemen kehidupan. Esensi halal bukan sekedar dibolehkan atau sah menurut hukum Islam tetapi apapun yang kita lakukan atau kita konsumsi harus murni, bersih, menyehatkan dan dapat dibenarkan oleh moral. Jadi,   gaya hidup halal adalah pola tingkah laku manusia dalam apapun aktivitasnya atau kegiatannya dilakukan secara halal....